Minggu, 29 Juli 2012

KEUTAMAAN SHALAT TARAWIH MALAM KE-1 SAMPAI MALAM KE-30


Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:
1. Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
2. Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.”
4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
5. Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
6. Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.
8. Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as
9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”
19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
25. Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.
26. Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
28. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : “Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.”
Akhirnya, semoga amal ibadah kita diterima dan kita mendapatkan pangkat dan derajat dari Allah sebagai seorang yang bertakwa.

Nah setelah mengetahui 30 Keutamaan Shalat Tarawih diatas tentu sangat sayang sekali bukan jika kita meninggalkan ibadah shalat tarawih tersebut? Jadi, jika tidak ada halangan semoga kita semua dapat senantiasa selalu menunaikan ibadah sunah tersebut selama 30 hari penuh di bulan ramadhan ini.

Kamis, 19 Juli 2012

Panen Pahala di Bulan Ramadhan, yuk :)

Ramadhan Kembali Menyapa, Muliakan dengan cinta berbagi buat sesama

“Barangsiapa yang memberi buka puasa bagi orang yang puasa, akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun.” (HR. Ahmad (4/144,115,116,5/192) Tirmidzi (804), Ibnu Majah (1746), Ibnu Hibban (895), dishahihkan oleh Tirmidzi)

Berbagi Bersama KPAJ Di Bulan Ramadhan

selain kegiatan es buah “CERIA” dan berbuka puasa bersama beberapa sahabat, KPAJ juga mempunyai beberapa program spesial ramadhan, diantaranya :


Silaturahmi ke Panti Asuhan
Bersilaturahmi pada hari rabu, tanggal 17 Agustus 2011 (tempat belum ditentukan). Jika sahabat ingin ikut berbagi bersama adik – adik di panti asuhan ini dapat menyalurkan bantuannya melalui kami, paling lambat hari selasa, tanggal 16 Agustus 2011. Bantuan berupa barang dapat dibawa ke rumah KPAJ (Jl. Bung, Perumahan Bung Permai Blok AD No. 8), setiap hari mulai pukul 15.00-16.30 wita. Bantuan berupa uang dapat diberikan langsung pada pengurus KPAJ atau disalurkan melalui rekening KPAJ, yaitu Bank Syariah Mandiri, no rekening : 1387021118, atas nama : Rezkiani Mangatta QQ KPAJ, cabang : KCP Panakukkang, kota : Makassar (dengan mencantumkan keterangan : donasi panti asuhan).

Buka puasa bersama volunteer dan Pasukan Bintang
Sebagai ajang silaturahmi antara volunteer dan Pasukan Bintang pada hari minggu, tanggal 21 Agustus 2011, bertempat di Rumah KPAJ. Kami juga menerima apabila ada sahabat yang ingin menyumbang sukarela untuk acara berbuka puasa ini.

Kado Idul Fitri untuk Pasukan Bintang
Memberikan Pasukan Bintang (PB) kado Idul Fitri berupa mukena (bagi PB perempuan) dan baju koko (bagi PB laki – laki). Insya Allah kado Idul Fitri ini akan kami berikan ke PB pada hari sabtu, tanggal 27 Agustus 2011. Jika ada sahabat yang ingin ikut berbagi, kiranya silahkan menghu

Jumat, 06 Juli 2012

SAHABAT SELAMANYA (Cerita Indah Nan Tiada Ahkir

Cahaya Keshalihan kadang membuat mata ini silau
bahkan silaunya itu membuat mata ini tak melihat
jika nasihat yang diberi itu, hakikatnya adalah bukti ukhuwah saling mengingatkan di jalan dakwah…

tapi mungkin atas nama kita merasa paling benar
yang ada justru ketersinggungan, ketika nasehat yang tiba dihadapan kita itu adalah sesuatu yang tak enak di didengar telinga…

Tapi itu adalah konsekuensi, akibat perbuatan kita sendiri
siapa yang meniup angin, maka ia akan mendapat badai
Ibnul Qayyim Al Jauziyah dalam Madaarijus Salikin, mengatakan
“Pastilah hatinya keras dan merasa suci. Dan itu membuat mereka mudah sakit hati, sulit menghargai, dan tak mampu memaafkan.”
mereka adalah orang-orang yang tak mau menerima nasehat, bahkan cenderung mengajak debat ketika nasehat itu diberikan.

Maka pada jamaah ini kita rindu, orang-orang yang berani dan tegas pada kebathilan dan peluang menuju kebathilan itu.
mereka adalah orang-orang yang akan meluruskan shaf jamaah kita.
mereka adalah orang-orang yang mengatakan bahwa ikhwan dan akhwat sebagai kader dakwah memiliki hijab, berupa rasa malu dan kehormatan.
tak boleh ada peluang terbuka akan interaksi kebabalasan, yang membuat banyak kader dakwah bertumbangan di jalan ini.
Mereka dengan suaranya yang lantang, tak akan pernah berhenti mengingatkan, dan terus mengingatkan, ketika peluang maksiat terlihat di depan mata. sekeci apapun itu.

maka kita harus memiliki latihan jiwa, dan kelapangan hati.
kita harus mampu menerima nasehat itu, walau menurut kita cara itu salah dalam memberikan nasehat, itukan menurutmu, bukan menurut syariat.
maka kita harus menimbang apa isi nasehat yang diberikan itu, melihat urgensinya, apakah dengan nasehat itu pintu dan celah setan akan tertutup atau tidak
Mereka yang memberikan nasehat, yang tegas menutup peluang kemaksiatan, adalah Sahabat kita selamanya di jalan dakwah.
Bahkan seorang Umar pun, ketika di ba’iat menjadi Khalifah, dia mentaklimatkan kepada masyarakat, agar tak segan menasehatinya, dan meluruskannya jika salah walau harus dilakukan dengan pedang.
Itu adalah bahasa lain, dari KETEGASAN
sudah kah engkau menjadi sahabat di jalan dakwah yang saling menjaga shaf jamaah ini
atau engkau menjadi musuh dalam selimut yang menikam dari belakang atas nama ukhuwah…..
Maka Rapatkanlah barisan, agar setan tak menyusup dalam barisan kita, di jasad kader dakwah…..!!!

Bergerak terus wahai Pejuang Baru !!!
Bergerak terus wahai Muhammad  !!
Bergerak terus wahai Jundi jundi Allah !!!
Bergerak terus wahai kader dakwah Abad baru !!!

Rapatkan barisan
murnikan niat dan tujuan
agar Proyek Mega Dakwah ini segera terealisasikan

SELAMAT BERMUJAHADA / BERSUNGGUH SUNGGUH
*Moslemku Lilik Khoirudin Cahaya Bersinar